Ayah, dengarkanlah…

Ayah, dengarkanlah…
Disini, di dunia ini -di dunia yang berbeda dengan dunia mu-
Aq sangat-sangat merindukan mu Ayah…
Ayah, dengarkanlah…
Terkadang aq menangis iri melihat teman-temanQ yang masih bisa bercengkrama dengan orang yang bernama “Ayah”
Ayah, dengarkanlah…
Aq menyesal pernah mengecewakan mu,
Andai ku tau kau akan pergi lama, pasti tak akan begitu aq bersikap padamu…
Ayah, dengarkanlah…
Aq amat sangat mencintai mu,
Cinta yang begitu dalam hingga aq tak mampu ungkapkan dengan kata di depan mu…
Ayah, dengarkanlah…
Disetiap Do’a aq meminta,
“Tuhan, Ampunilah dosa Ayah ku, kumpulkan ia bersama orang-orang yang beriman pada-Mu, jauhkan ia dari panasnya api nerakamu”
Tapi Ayah, cukup kah itu membalas jasa mu pada ku?
Ku rasa tak cukup😦
Namun, apalah daya ku Ayah?
Aq hanya seorang anak, seorang putri bagimu, yang kau sanjung dan kau banggakan, dan Aq tau itu…
Ayah, dengarkanlah…
Aq pun tau kau sangat mencintai ku, cinta yang mungkin jauh lebih dalam dari cinta ku pada mu…
Ayah, dengarkanlah…
Aq ingin memeluk mu, menangis di pelukan mu, dan sambil berbisik di telinga mu aq mengatakan bahwa:
“Aq bangga punya Ayah seperti mu”

Ayah, dengarkanlah…
Boleh kah aq protes pada Tuhan?
“Kenapa Dia terlalu cepat mengambil mu?”
Bila tak boleh, cukup aq meminta pada Tuhan:
“Pertemukan kembali aq dengan Ayah ku Tuhan…T_T”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: