Racun Itu Bernama Rindu…

Racun itu bernama Rindu…
Menggerogoti sumsum tawa lepas, menghentikan aliran energi dan menutup sebagian akal sehatku…
ingin ku menghentikannya, namun apalah daya diriku hanya lilin dibalik matahari…
sejenak ku berfikir untuk mencari penawarnya, ku temukan dan..
Butir-butir penawar racun itu telah ku coba minum, namun semakin aku menelannya,semakin terasa bahwa racun itu telah bersarang terlalu lama di kalbuku…
Hingga ku tak mampu mengenalinya sebagai racun…
Karna setiap racun itu bereaksi, yang ku rasakan hanyalah butiran-butiran air mata yang mulai mengering…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: